Friday, August 18, 2017

    Mengenal Jaringan Komputer

      Stand Alone adalah suatu istilah bagi keadaan komputer yang tidak terhubung dengan komputer lain. Sebaliknya, jika komputer kita terhubung dengan komputer dan peralatan-peralatan lain sehingga membentuk suatu grup, maka ini disebut sebagai network (jaringan). Sedangkan bagaimana antarkomputer tersebut berhubungan serta mengatur sumber-sumber yang ada, itulah disebut dengan networking (Sistem jaringan).


    1. Pengertian Jaringan Komputer

      Jaringan komputer (jaringan) adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling berkomunikasi dengan bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service).

    2. Manfaat Jaringan Komputer

      Dalam era informasi sekarang ini, penggunaan komputer merpakan suatu hal yang tidak terhindarkan dan cenderung menjadi suatu keharusan. Berikut adalah beberapa manfaat dari jaringan komputer :

    A. Komunikasi

      Adanya sistem jaringan komputer memungkinkan  untuk bisa saling berkomunikasi Jika jaringan komputer dilengkapi dengan jaringan internet, maka berkomunikasi bisa menggunakan software instant message yang bersifat online, seperti Yahoo Messenger, Gtalk, eBuddy, dan lain sebagainya. Namun apabila tidak, maka bisa menggunakan software instant messenger yang bersifat offline atau hanya berfungsi dalam jaringan komputer saja, seperti WinChat, Net Send, dan FomineNet. Selain itu dengan jaringan kita bisa bertukar informasi dan dan data melalui e-mail.
    B. Berbagi Data
      Seandainya jika kita harus mengirimkan data dengan jumlah besar dari sebuah komputer ke komputer lain. Apa yang harus kita lakukan. Biasanya kita akan memindahkan data tersebut, dengan menggunakan media eksternal, misal, USB Flash Disk, DVD atau CD dan lain-lain. Hal itu bisa saja dilakukan, namun memakan waktu lama dan sangat tidak efisisien. Nah dengan adanya jaringan komputer, kita bisa memindahkan sebuah data dari komputer ke komputer dengan cepat dan mudah.
    C. Berbagi Media
    Selain untuk berbagi  data, sistem jaringan komputer juga memungkinkan sharing peralatan penunjang seperti printer, scanner, dan lainnya. Jadi, penyediaan peralatan penunjang tersebut tidak perlu sesuai dengan jumlah komputer yang digunakan. Dengan kata lain, satu printer dan scanner bisa digunakan untuk beberapa komputer sekaligus.
    3. Topologi Jaringan

    A. Topologi Bus

      Topologi bus diimplemenasikan dengan menggunakan media fisik berupa kabel koaksial. Topologi ini umumnya digunakan untuk jaringan komputer yang terhubung secara sederhana sehingga komputer-komputer yang terlibat di dalamnya bisa berkomunikasi satu sama lainnya. Realisasi dari topologi bus ini adalah adanya sebuah jalur utama yang menjadi penghubung antar komputer. Sebelum mengirim data, NIC (Network Interface Card) komputer pengirim akan melihat dahulu apakah jalur transmisi sedang sibuk atau tidak. Apabila jalur sedang sibuk (sedang digunakan oleh komputer lainnya), maka ia akan menunggu selama beberapa waktu yang acak sebelum mencoba mengirimkan data kembali. Data akan dikirimkan begitu ada indikasi bahwa jalur transmisi sedang digunakan. Hal ini digunakan untuk menghindari terjadinya bentrokan atau tabrakan (coliision) pada transmisi data.

    Keuntungan dari topologi Bus adalah:

    • Mudah atau sederhana untuk menambahkan komputer ke jaringan ini, hanya perlu memasang konektor baru.
    • Tidak perlu banyak menggunakan kabel dibandingkan dengan topologi Star

    Kekurangan dari topologi Bus (Linear):

    • Seluruh jaringan akan mati jika ada kerusakan pada kabel utama.
    • Membutuhkan terminator pada kedua sisi dari kabel utamanya.
    • Sangat sulit mengidentifikasi permasalahan jika jaringan sedang jatuh/mati.
    • Sangat tidak disarankan dipakai sebagai salah satu solusi pada penggunaan jaringan di gedung besar.
    Hasil gambar untuk topologi bus
    B. Topologi Ring

      Bentuk ini merupakan bus jaringan yang ujung-ujungnya dipertemukan kembali sehingga membentuk suatu lingkaran, setiap informasi yang diperoleh diperiksa alamatnya oleh terminal yang dilewati. Jika bukan untuknya, maka informasi akan dilewatkan sampai menemukan alamat yang benar. Pada topologi Ring, salah satu komputer pada jaringan ini berfungsi sebagai penghasil token . Token disini dapat dibayakan sebagai kendaraan yang berfungsi membawa data melalui media fisik. Token akan membawa data melalui jalur transmisi hingga menemukan tujuannya. Sebuah token dapat berada dalam dua jenis keadaan yang berbeda, sedang digunakan, atau sedang bebas. Bila sebuah token berada dalam kondisi sedang digunakan ini berarti token tersebut sedang membawa data. Ini berarti token tersebut sedang digunakan oleh salah satu komputer untuk mengirimkan datanya. Token yang sedang berada dalam keadaan ini akan berkeliling mencari komputer tujuannya. Selama tujuannnya belum ditemukan, token ini akan berada dalam keadaan tersebut. Setelah token menemukan tujuannya, ia kan menyampaikan data yang dibawanya. Kemudian token tersebut akan berada dalam keadaan bebas.Ini berarti token tersebut bisa dibebani dengandata lagi, token tersebut siap untuk membawa data baru. Token yang bebas akan berkeliling lagi untuk menerima tugas untuuk membawa data baru. Keuntungan menggunakan topologi Ring ini adalah kemungkinan terjadinya bentrokan dalam transfer data ditiadakan. Kelemahan penggunaan topologi ini adalah harga implementasinya yang lebih mahal. Selain itu tingkat kesulitan untuk menjaga jaringan bertopologi Ring juga lebih susah. Karenanya bila ada kerusakan maka untuk memperbaikinya kemblai juga susah. Topologi Ring kurang begitu banyak diimplementasikan karena membutuhkan peralatan yang khusus.

    • Kelebihan dari topologi jaringan komputer ring adalah pada kemudahan dalam proses pemasangan dan instalasi, penggunaan jumlah kabel lan yang sedikit sehingga akan menghemat biaya.
    • Kekurangan paling fatal dari topologi ini adalah, jika salah satu komputer ataupun kabel nya bermasalah, maka pengiriman data akan terganggu bahkan error

    Hasil gambar untuk topologi Ring

    C. Topologi Star

      Topologi ini didesain di mana setiap node (file server, workstation dan perangkat lainnya) terkoneksi ke jaringan melewati sebuah hub atau konsentaror. Data yang terkirim ke jaringan akan melewati hub/konsentrator sebelum melanjutkan ke tempat tujuannya. Hub ataupun konsentrator akan mengatur dan mengendalikan keseluruhan fungsi jaringan. dia juga bertindak sebagai repeater/penguat aliran data. Konfigurasi pada jaringan model ini menggunakan kabel twisted pair, dan dapet digunakan bersama kabel koaksial atau kabel fiber optic.

    Keuntungan topologi jaringan model bintang:

    • Mudah di pasang dan mudah dalam pengkabelan.
    • Tidak mengakibatkan gangguan pada jaringan ketika akan memasang atau memindahkan perangkat jaringan lainnya.
    • Mudah untuk mendeteksi kesalahan dan memindahkan perangkat-perangkat lainnya.

    Kekurangan topologi jaringan model bintang:

    • Membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan bus.
    • Membutuhkan hub atau konsentrator, dan bilamana hub atau konsentrator tersebut jatuh atau rusak node-node yang terkoneksi tidak terdeteksi.
    • Lebih mahal daripada topologi jaringan Bus (linear), karena biaya untuk pengadaan hub dan konsentrator

    4. Jenis-Jenis Jaringan Komputer

    Jenis-jenis jaringan komputer dibagi menjadi 3 jenis, yaitu jaringan berdasarkan fungsi, jaringan berdasarkan media transmisi, jaringan berdasarkan luas area.

    A. Berdasarkan fungsi

    Jaringan berdasarkan fungsinya dibagi menjadi 2, yaitu :

    - Client Server
    Client server adalah sebuah jaringan dimana sebuah komputer berperan sebagai Server sebagai penyedia layanan untuk client. Server biasanya menyediakan layanan web server, mail server, ftp server, storage server, dll.
    Hasil gambar untuk client server
    - Peer to Peer
    Peer to Peer adalah sebuah jaringan dimana semua komputer dapat menjadi server maupun menjadi client. Biasanya digunakan oleh jaringan LAN.
    Hasil gambar untuk peer to peer
     
    • Berdasarkan media transmisi

      Jaringan berdasarkan mrdia transmisinya dibagi menjadi 2, yaitu:

      Wired Network (kabel)
      Wired Network adalah sebuah jaringan yang menggunakan perantara kabel sebagai alat media transmisi. Kabel yang biasanya digunakan adalah kabel CoaxcialUTP, dan Fiber Optik. Kelebiahan menggunakan Wired Network adalah kecapatan transmisi lebih cepat daripada Wireless Network.
      Hasil gambar untuk wired network
      - Wireless Network
      Wireless Network adalah sebuah jaringan tanpa kabel sebagai alat media transmisi. Wireless Network bekerja menggunakan sinyal seperti gelombang radio, Infra red, Bluetooth sebagai media transmisinya. Salah satu contoh penerapan Wireless Network adalah hotspot area yang biasanya terdapat di rumah makan ataupun cafe.
    Hasil gambar untuk wireless network

    • Berdasarkan Areanya
    1. PAN (Personal Area Network)
      Pada saat kita saling menghubungkan komputer atau perangkat lain seperti handphone, PDA, keyboard, mouse , headset wireless, camera dan peralatan lain yang jaraknya cukup dekat (4-6 meter) maka kita telah membentuk suatu Personal Area Network. Hal yang paling penting bahwa dalam PAN ini kita sendiri yang mengendalikan (authoritas) pada semua peralatan tersebut. Selain dihubungkn langsung ke komputer lewat port USB atau FireWire, PAN juga sering dibentuk dengan teknology wireless seperti bluetooth, Infrared atau WIFI.

    2. LAN (Local Area Network)

      Inilah jaringan komputer yang sangat populer. LAN (Local Area Network) adalah jaringan komputer yang mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah dan sekolah. 

    3. MAN (Metropolitan Area Network)
      Metropolitan Area Network (MAN) adalah suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini berkisar antara 10 hingga 50 km.

    4. WAN (Wide Area Network)
      WAN (Wide Area Network) merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. Internet merupakan contoh dari jaringan WAN ini.

    • Berdasarkan Kecepatannya

    1. Jaringan komputer dengan kecepatan rendah (low speed network). Jaringan dengan kategori ini biasanya memiliki kecepatan kurang dari 1 Mbps dan jarang digunakan oleh perusahaan-perusahaan pengguna jaringan. Kategori ini hanya untuk percobaan di laboratorium jaringan komputer.

    2. Jaringan dengan kecepatan sedang (medium speed network). Kategori jaringan dengan speed midle ini adalah berkisar 1-20 Mbps. Kategori ini dapat digunakan oleh perusahaan kecil yang tidak terlalu mementingkan kecepatan transfer data. Bermodalkan ethernet card, NIC (atau kartu jaringan 10 Mbps). Kabel coaxial, conector RG 58, dan T conector (HUB), kita sudah dapat membangun jaringan dengan kategori ini.

    3. Jaringan komputer kecepatan tinggi (high speed network). Kecepatan lebih dari 20 Mbps termasuk dalam kategori ini. Transmisi data tidak hanya berupa teks, tetapi bisa juga berupa gambar. Teknologi lokal network untuk kategori ini diantaranya adalah FDDI, ATM, 100 VG any Lan, dan ethernet.

    4. Jaringan komputer sangat cepat (super high speed network). Sering dipakai oleh perusahaan-perusahaan yang membutuhkan jaringan komputer pada umumnya. Hingga saat ini kecepatan yang bisa dicapai adalah 10 Gbps. Dengan kecepatan ini, tidak hanya data teks dan grafis saja, tetapi bisa juga dilewati oleh voice dan video, bisa juga dilalui oleh streaming video. Teknologi jaringan yang digunakan ialah ethernet dan fiber.

    Mungkin hanya ini yang bisa saya sampaikan
    Sekian & Terima kasih


    REFERENSI

    Friday, May 19, 2017

    How to Install GNS3 on Ubuntu 16.10

    Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat malam. Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi tentang bagaimana cara install GNS3 pada Ubuntu 16.10. Nah sebelum itu saya ingin menjelaskan sendikit tentang GNS3 itu sendiri. Yuk langsung saja !


    A. Pengertian

      GNS3 adalah jaringan lunak emulator pertama kali dirilis pada tahun 2008. Hal ini memungkinkan kombinasi perangkat virtual dan nyata, digunakan untuk mensimulasikan jaringan yang kompleks. Menggunakan Dynamips software emulasi untuk mensimulasikan Cisco IOS .

    B. Latar Belakang

      Latar belakang menginstal GNS3 untuk mencoba jaringan secara luas menggunakan perangkat secara bebas. Jadi kita dapat bereksperimen menggunakan aplikasi ini, misalnya membuat jaringan skala luas dengan memadukan Cisco router dengan MikroTik. Tetapi, satu hal yang perlu diketahui, aplikasi ini cukup banyak memakan banyak RAM dari laptop maupun PC kalin. Jadi untuk menginstall aplikasi ini kita memperlukan RAM yang kucup besar.

    C. Maksud dan Tujuan

      Sebagai suatu media yang dapat digunakan oleh seorang IT jaringan untuk merangcang sebuah topologi jaringan yang cukup besar yang akan disettingnya. Aplikasi ini hampir sama dengan Cisco Packet Tracer, hanya saja kalau untuk Cisco Packet Tracer perangkat yang digunakan hanya milik Cisco sendiri. Sedangkan untuk GNS3 ini sendiri kita bisa menambahkan perangkat secara bebas dalam kata lain semua pertangkat jaringan dapat digunakan pada GNS3

    D. Alat dan Bahan

    • Laptop / PC (Installed Linux)
    • Akses internet
    F. Langkah Kerja

    1. Pertama kita buka terlebih dahulu terminal pada Ubuntu 16.10. dan masuk pada super user
    (#su sudo)

    2. Setelah itu kita tambahkan repository untuk dependensi GNS3
    #add-apt-repository ppa:gns3/ppa

    3. Kemudian update system kita dengan perintah
     #apt-get update

    4. Kemudian install software GNS3 nya dengan perintah
    #apt-get install gns3-gui

    5. Ketika keluar pertanyaan "Should non-superusers be able to run GNS3?" Pilih <Yes>


    6. Ketika keluar pertanyaan "Should non-superusers be able to capture packets?" Pilih <Yes>


    7. Setelah kalian selesai melakukan install GNS3, lakukan installasi IOU support untuk GNS3. Cisco IOU ini nanti akan dijalankan pada mesin virtual, dan di integrasikan ke GNS3 menggunakan ip addressnya. Dengan menggunakan IOU, maka kita bisa menggunakan banyak router, dan resources yang digunakan akan lebih hemat (Sesuai dengan yang kita atur pada mesin virtual IOU nya).
    Langsung saja masukkan perintah
    #dpkg --add-architecture i386

    8. Update lagi system kita dengan perintah
    #apt-get update

    9. Kemudian install IOU untuk GNS3 dengan perintah
    #apt-get install gns3-iou

    10. Ketika sudah selesai installasi kita keluar dari superuser dan menjadi user biasa, karena hak akses dan pemyimpanan berbeda dengan superuser. jalankan GNS3 dengan mengetikkan gns3 pada terminal tanpa superuser
    ~$gns3


    11. Ketika muncul gambar seperti dibawah,pilih Cancel



    12. Kemudian tentukan nama dan tempat penyimpanannya


    13. Dibawah ini adalah tampilan awal dari GNS3



    G. Referensi

    1. https://en.wikipedia.org/wiki/Graphical_Network_Simulator-3

    Wednesday, May 17, 2017

    How To Install VM Ware On Ubuntu 16.10

    Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat pagi. Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi sedikit tentang bagaimana cara install VM Ware pada Ubuntu 16.10 yang saya gunakan. Sebelumnya saya ingin menjelaskan sedikit tentang VM Ware itu sendiri, mulai dari apa itu VM Ware, hingga menjelaskan sedikit konfigurasinya. Yuk langsung saja kita mulai dari apa itu VM Ware ?

    A. Pengertian

      VMware, Inc merupakan anak perusahaan dari Dell Teknologi yang menyediakan cloud dan virtualisasi perangkat lunak dan layanan dan klaim untuk menjadi yang pertama yang berhasil virtualisasi arsitektur x86 komersial. Didirikan pada tahun 1998, VMware berbasis di Palo Alto , California . Pada tahun 2004, diakuisisi oleh dan menjadi anak perusahaan dari EMC Corporation , maka pada tanggal 14 Agustus 2007, EMC menjual 15% dari perusahaan dalam New York Bursa Efek IPO. Perusahaan perdagangan di bawah simbol VMW. 

    B. Latar Belakang 

       Latar Belakang saya menginstall VMware yaitu untuk mempermudah semua orang yang ingin belajar tentang ilmu IT dalam bentuk Virtual. Jadi di dalam 1 laptop bisa saja ada 2 OS dengan yang pertama OS Fisik dan yang ke 2 OS dalam Bentuk Virtual Yang diinstall di VMware. Dan VMware juga sama dengan VirtualBox. Tapi VMware lebih nyata dari pada virtualBox.

    C. Maksud dan Tujuan

      

    D. Jangka Waktu

      Jangka Waktu yang saya butuhkan pada saat installasi tersebut adalah kurang lebih nya 15 Menit.

    E. Alat dan Bahan

         1. File VMware bisa langsung download Disini
         2. Jaringan Internet

         3. Laptop atau PC. Sistem Operasi Linux

    F. Langkah Kerja

    1. Pertama pastikan kita sudah mendownload VMware yang sudah ada linknya diatas

    2. Kemudian kita masuk terminal linux dan kita akan mengintall packet gcc build-essential dengan perintah
    #apt-get install gcc bulid-essential



    3. Setelah itu kita masuk pada directory dinama file VMware tersimpan dan cek dengan perintah "#ls"

      
    4. Kemudan kita beri hak akses (Permission) terhadap file VMware tersebut dengan perintah pada terminal
    #chmod +x [Nama VMware]

    5. Berikutnya, karena file tersebut menggunakan format file .bundle, kita bisa ekstrack sekaligus buka file tersebut dengan perintah pada terminal
    #gksudo bash ./[Nama VMware.bundle]

    6. Tunggu beberapa saat, maka akan muncul jendela seperti dibawah ini dan kita bisa pilih "I accept the terms in the licence agreement." kemudian pilih Next





    7. Setelah itu kita piih lagi "I accept the terms in the licence agreement." kemudian pilih Next



     8. Kemudian pilih "No" kemudian pilih Next


    9. Kemudian pilih "Yes" kemudian pilih Next





    10. Kemudian kalau kita punya licence key punya WMware bisa kita masukkan. Kalau semisal nggak punya langsung Next aja. (Pilihan yang optional)



    11. Kemudian klik "Install" untuk melanjutkan


    12. Tunggu proses instalasi VMware selesai


    13. Pastikan install success





    14. Pastikan kita sudah bisa menjalankan VMwarenya






    Nah kita sudah berhasil melakukan install VMware pada ubuntu 16.10





    G. Referensi
    1. https://en.wikipedia.org/wiki/VMware 

     NB : Untuk konfigurasi yang lain bisa lihat DISINI


    Mungkin hanya ini yang bisa saya bagikan. Sekian.
    Assalamu'alaikum Wr. Wb. 







    Monday, May 15, 2017

    OSI Layers Protocol

    Assalamualaikum Wr. Wb.



    PENGERTIAN

    Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).

    Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.

    PEMBAHASAN

    OSI adalah standar komunikasi yang diterapkan di dalam jaringan komputer. Standar itulah yang menyebabkan seluruh alat komunikasi dapat saling berkomunikasi melalui jaringan. Model referensi OSI (Open System Interconnection) menggambarkan bagaimana informasi dari suatu software aplikasi di sebuah komputer berpindah melewati sebuah media jaringan ke suatu software aplikasi di komputer lain. Model referensi OSI secara konseptual terbagi ke dalam 7 lapisan dimana masing-masing lapisan memiliki fungsi jaringan yang spesifik. Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.

    Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawab secara khusus pada proses komunikasi data. Misalnya, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data berlangsung.

    Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.

    Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protokol jaringan dan metode transmisi

    Fungsi  7 Layer OSI, berikut adalah nama-nama layer tersebut :

    7. Aplication Layer :
    Lapisan ke-7 ini menjelaskan spesifikasi untuk lingkup dimana aplikasi jaringan berkomunikasi dg layanan jaringan. Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya. Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan.
    Protokol yang berada dalam lapisan ini :
    1. HTTP (Hyper Text Transfer Protocol )
    Protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dan web dalam sebuah web browser, melalui www. HTTP juga merupakan protokol yang meminta dan menjawab antar klien dan server.
    2. FTP (File Transfer Protokol)
    Protokol internet yang berjalam dalam layer aplikasi yang merupakan standar untuk mentransfer file komputer antar mesin-mesin dalam sebuat jaringan internet.
    3. NFS (Network File system)
    Jaringan protokol yang memungkinkan pengguna di klien komputer untuk menngakses file melalui jaringan dengan cara yang sama dengan bagaiman penyimpanan lokal yang diaksesnya.
    4. DNS (Domain Name System)
    Protokol yang digunakkan untuk memberikan suatu nama domain pada sebuah alamat IP agar lebih mudah diingat.
    5. POP3 (Post Office Protocol)
    Protokol yang digunakan untuk mengambil mail dari suatu mail transfer agent yang akhirnya mail tersebut akan di dowbload kedalam jaringan local.
    6. MIME (Multipurpose Internet Mail Exension)
    Protokol yang digunakan untuk mengirim file binary dalam bentuk teks.
    7. SMB (Server Messange Block)
    Protokol yang digunakan untuk mentransfer server-server file ke DOS dan Windows.
    8. NNTP (Network News Transfer Protocol)
    Protokol yang digunakan untuk menerima dan mengirim newsgroup.
    9. DHCP (Dynamic Configuration Protocol)
    Layanan yang memberikan no IP kepada komputer yang meminta nya secara otomatis.

    6. Presentation Layer :
    Lapisan ke-6 ini berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan.
    Protokol yang berada dalam level ini :
    1. TELNET
    Protokol yang digunakan untuk akses remote masuk ke suatu host, data berjalan secara lain teks.
    2. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
    Salah satu protokol yang biasa digunakan dalam pengiriman e-mail di internet atau untuk mengirimkan data dari komputer pengirim e-mail ke server e-mail penerima.
    3. SNMP (Simple Network Management Protocol)
    Protokol yang digunakan dalam suatu manajemen jaringan.

    5. Session layer:
    Lapisan ke-5 ini berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
    Protokol yang berada dalam lapisan ini :

    1. NETBIOS

    Berfungsi sebagai penyiaran pesan maksud nya memungkinkan user mengirim pesan tunggal secara serempak ke komputer lain yang terkoneksi.
    2. NETBEUI (NETBIOS Extended User Interface)
    Berfungsi sama dengat NETBIOS hanya sedikit di kembangkan lagi dengan menambahkan fungsi yang memungkinkan bekerja dengan beragam perangkat keras dan perangkat lunak.
    3. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol)
    Berfungsi protokol ini memantau aliran datadiantara dua komputer dan untuk memeriksa aliran data tersebut tidak terputus.
    4. PAP (Printer Access Protocol)
    Berfungsi printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk dan untuk mengendalikan bagaimana pola komunikasi antar node.
    5. SPDU (Session Protokol Data unit)
    Berfungsi mendukung hubungan antara dua session service user.
    6. RCP

    4. Transport layer :
    Lapisan ke-4 ini berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
    Protokol yang berada dalam lapisan ini :
    1. TCP (Trasmission Control Protocol)
    Protokol yang menyediakan layanan penuh lapisan transport untuk aplikasi.
    2. UDP (User Datagram Protocol)
    Protokol connectionless dan proses-to-procces yang hanya menambahkan alamat port, cheksum error control dan panjang informasi data pada layer di atasnya.

    3. Network layer :
    Lapisan ke-3 ini berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.
    Protokol yang berada dalam lapisan ini :
    1. IP (Internetworking Protocol)
    Mekanisme transmisi yang digunakan untuk menstransportasikan data dalam-dalam paket yang disebut datagram.
    2. ARP (Address Resulotion Protocol)
    Protokol yang digunakan untuk mengetahui alamat IP berdasarkan alamat fisik dari sebuah komputer.
    3. RARP (Reverse Address Resulotion Protocol)
    Protokol yang digunakan untuk mengetahui alamat fisik melalui IP komputer.
    4. ICMP (Internet Control Message Protocol)
    Mekanisme yang digunakan oleh sejumlah host untuk mengirim notifikasi datagram yang mengalami masalah pada hostnya.
    5. IGMP (Internet Group Message Protocol)
    Protokol yang digunakan untuk memberi fasilitas message yang simultan kepada group penerima.

    2. Data-link layer :
    Lapisan ke-2 ini berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
    Protokol yang berada dalam lapisan ini :
    1. PPP (Point to Point Protocol)
    Protokol yang digunakan untuk point to point pada suatu jaringan.
    2. SLIP (Serial Line Internet Protocol)
    Protokol yang digunakan untuk menyambung serial.

    1. Physical layer :
    Lapisan ke-1 ini berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.
    Protokol yang berada dalam lapisan ini :
    Tidak mempunyai protokol yan spesifik di layer ini, bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem, pada layer ini hanya mengirimkan bit bit data.

    Layer TCP/IP

    Arsitektur TCP/IP tidaklah berbasis model referensi tujuh lapis OSI, tetapi menggunakan model referensi DARPA. Seperti diperlihatkan dalam diagram di atas, TCP/IP mengimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis.

    Empat lapis ini, dapat dipetakan (meski tidak secara langsung) terhadap model referensi OSI. Empat lapis ini, kadang-kadang disebut sebagai DARPA Model, Internet Model, atau DoD Model, mengingat TCP/IP merupakan protokol yang awalnya dikembangkan dari proyek ARPANET yang dimulai oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

    Berikut adalah macam-macam Layer TCP/IP , yaitu :

    4. Application
    Berfungsi menyediakan servis-servis terhadap software-software yang berjalan pada komputer. Protokol-protokol yang beroperasi pada Application Layer: HTTP, FTP, POP3, SMTP, dll.

    3. Transport
    Transport Layer berfungsi menyediakan servis yang akan digunakan oleh Application Layer. Mempunyai 2 protokol utama yaitu TCP dan UDP.

    2. Internet
    Internet Layer memiliki fungsi sebagai penyedia fungsi IP Addressing, routing, dan menentukan path terbaik. Internet Layer memiliki 1 protokol yaitu TCP/IP.

    1. Network Access
    Berfungsi mendefinisikan protokol-protokol dan hardware-hardware yang digunakan dalam pengiriman data. Pada layer ini terdapat protokol-protokol seperti ethernet pada LAN, PPP pada WAN, dan juga Frame Relay.