About

Thursday, November 3, 2016

OSI LAYER



Assalamu'alaikum Wr. Wb. Disini saya akan berbagi materi tentang sejarah OSI Layer, apa itu OSI Layer dan penjelasan tentang masing-masing layer.


A. Pengertian
  OSI Layer singkatan dari (Open System Interconnection) adalah pembentuk standar umum jaringan untuk menyamakan protokol yang berbeda. OSI layer di kembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa dapa tahun 1977. 
B. Latar Belakang
  Di dalam materi sebuah jaringan, protocol adalah suatu aturan formal dan kesepakatan yang menentukan bagaimana computer bertukar informasi melewati sebuah media jaringan. Sebuah protocol mengimplementasikan salah satu atau lebih dari lapisan – lapisan OSI.
C. Maksud dan Tujuan
- Memahami maksud dari OSI Layer.
- Mengerti cara kerja protokol OSI Layer.
- Mengerti pembahasan tentang masing-masing OSI Layer.
D. Isi  
OSI Layer dibedakan menjadi 2 grup, yaitu upper layer dan lower layer. Upper layer difokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada lower layer. Lower layer adalah intisari dari komunikasi data memalui jaringan aktual.

Penjelasan tentang masing masing layer :

Hasil gambar untuk OSI LAYER
  1. Application
    Layer paling tinggi dari model OSI, seluruh layer dibawahnya bekerja untuk layer ini, tugas dari application layer adalah Berfungsi sebagai antarmuka antara aplikasi dengan pengguna jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, NFS.

  2. Presentation
    Untuk menerjemahkan data yang akan dikirimkan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat dikirimkankan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam windows iNT) dan juga Network shell (semacam Virtual network komputing (VNC) atau Remote Dekstop Protokol (RDP).

  3. Sesion
    Menerjemahkan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan perubahan nama.

  4. Transport
    Untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mengirimkan ulang terhadap paket-paket yang hilang di tengah jalan.

  5. Network
    Untuk menerjemahkankan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer3.

  6. Data-link
    Untuk mengelompokkan beberapa frame frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address), dan menentukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).

  7. Physical
    Tempat layer paling bawah dalam model OSI. Berfungsi untuk menerjemahkan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga menerjemahkan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat terhubung dengan baik oleh media kabel atau radio.

    NB : Untuk konfigurasi yang lain bisa lihat DISINI
E. Referensi


Mungkin cukup sekian materi yang bisa saya bagikan. Sekian
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Faiz Ahmad

About Faiz Ahmad

Faiz Ahmad. Salatiga, 28 Juni 2000. Saya hanya seorang Hamba Allah yang masih banyak kekurangan, maka dari itu saya ingin menutupi kekurangan saya dengan melakukan hal yang bermanfaat kepada orang lain. Seperti filosofi tanah “Bermanfaat untuk orang sebanyak mungkin, namun dikenal oleh orang sesedikit mungkin”. Pernahkah kita mengingat jasa tanah? Sedetik saja dalam sehari? Saya rasa hanya sedikit sekali yang mengingatnya, berbeda dengan matahari yang jasanya selalu kita ingat. Padahal kita semua tentu tahu bagaimana jadinya dunia ini jika tidak ada tanah.

Subscribe to this Blog via Email :