About

Wednesday, December 7, 2016

Instalasi dan Konfigurasi VPN (PPTP) Server Pada Debian 8.6 Server

Assalamu'alaikum Wr. Wb. pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tentang bagaimana cara instalasi VPN dan konfigurasinya. Ada banyak aplikasi yang bisa digunakan pada VPN Server seperti Open VPN, CyberGhost, PPTP, dll. Disini saya menggunakan aplikasi PPTP. Sebelum kita menuju ke instalasi dan konfigurasi VPN kita perlu mengetahui apa itu VPN.
A. Pengertian
  Virtual Private Network (VPN) adalah suatu metode yang digunakan untuk menghubungkan suatu LAN, menggunakan media yang berskala luas (Internet). Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengirim dan menerima data melalui jaringan bersama atau publik seakan perangkat komputasi mereka langsung terhubung ke jaringan pribadi.
B. Latar Belakang
  VPN memungkinkan karyawan suatu perusahaan untuk mengakses perusahaan dengan aman menggunakan jaringan intranet, sementara karyawan tersebut berada di luar kantor perusahaan.  
C. Maksud dan Tujuan
  Dapat memberikan layanan kepada sebuah karyawan perusahaan yang berada di area luar kantor perusahaan yang ingin mengakses perusahaan tersebut menggunakan jaringan intranet.
D. Jangka Waktu
  Untuk jangka waktu pelaksanaan kurang lebih 10 menit untuk instalasi dan konfigurasi.
E. Alat dan Bahan
  1. Server (Installed Debian 8.6)
  2. PC untuk meremote server
  3. Akses internet
F. Langkah Kerja
1. Pertama kita remote server dan kita akan menginstall PPTP dengan perintah
#apt-get install pptpd

 2. Selanjutnya kita harus mengkonfigurasi VPN. Ada beberapa direktori yang harus kita konfigurasi yaitu "/etc/pptpd.conf", "/etc/ppp/pptpd-options" dan "/etc/ppp/chap-secrets". Pertama kita konfigurasi /etc/pptpd.conf dengan perintah
#nano /etc/pptpd/conf

3. Kemudian kita tambahkan seperti dibawah

Kemudian keluar dan simpan dengan menekan ctrl + x kemudian y lalu enter

4. Setelah itu kita konfigurasi direktori /etc/ppp/pptpd-options  dengan cara
#nano /etc/ppp/pptpd-options

5. Kemudian kita bisa tambahkan beberapa baris konfigurasi pada baris paling bawah
ms-dns 192.168.123.2
nobsdcomp
noipx
mtu 1490
mru 1490

Kemudian kita keluar dan save dengan menekan ctrl + x lalu y dan enter

6. Setelah itu kita konfigurasi direktori /etc/ppp/chap-secrets dengan perintah
#nano /etc/ppp/chap-secrets


7. Pada direktori ini kita akan membuat username password untuk login dengan VPN. Tambahkan beberapa baris berikut ke bagian paling bawah.

Kemudian keluar dan save dengan menekan ctrl + x lalu y an enter

8. Kemudian kita restart pptpd dengan perintah
#/etc/init.d/pptpd restart

9. Kemudian kita coba PC/laptop kita digunakan untuk connect pada VPN yang sudah kita buat tadi dengan cara klik kana pada simbol network connection -> edit connection -> add


10. Setelah itu kita pilih Point-toPoint Tunneling Protocol (PPTP) kemudian Create


11. Kemudian akan muncul layar seperti dibawah. Kita isikan gateway dengan IP Local milik debian server kita dan username password kita isikan dengan yang telah kita buat pada direktori /etc/ppp/chap-secrets. Setelah terisi kita pilih Advanced.


12. Setelah kita pilih Advanced akan keluar layar seperti dibawah.  Kita hanya memberi tanda pada (x) Use Point-to-Point encryption (MPPE) Kemudian OK.


13. Kemudian kita arahkan jaringan kita ke VPN


14. Kemudian akan muncul pada pojok kanan atas VPN Login Message berarti kita sudah terconnectkan


Kalau sudah pada Network Connection akan keluar gambar gembok seperti dibawah ini


G. Kesimpulan
  Pada linux mint pemberitahuan bila kita sudah berhasil connect akan ada pemberitahuan "VPN connection has been successfully established"
H. Referensi
  1. https://en.wikipedia.org/wiki/Virtual_private_network
  2. http://203.130.243.185/data/eBook%20TKJ/Buku%20Konfigurasi%20Debian%20Server_Ver_BLC-Telkom.pdf

NB : Untuk konfigurasi yang lain bisa lihat DISINI

Mungkin hanya ini yang bisa saya bagikan. Sekian.
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Faiz Ahmad

About Faiz Ahmad

Faiz Ahmad. Salatiga, 28 Juni 2000. Saya hanya seorang Hamba Allah yang masih banyak kekurangan, maka dari itu saya ingin menutupi kekurangan saya dengan melakukan hal yang bermanfaat kepada orang lain. Seperti filosofi tanah “Bermanfaat untuk orang sebanyak mungkin, namun dikenal oleh orang sesedikit mungkin”. Pernahkah kita mengingat jasa tanah? Sedetik saja dalam sehari? Saya rasa hanya sedikit sekali yang mengingatnya, berbeda dengan matahari yang jasanya selalu kita ingat. Padahal kita semua tentu tahu bagaimana jadinya dunia ini jika tidak ada tanah.

Subscribe to this Blog via Email :