About

Thursday, December 22, 2016

Menginstall PPPoE Client pada Debian Router

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pada kesempatan kali ini saya tidak membahas tentang server, melainkan saya akan berbagi bagaimana cara membuat PPPoE Client pada debian router. Sebelum kita membuat PPPoE Client pada debian router, kita harus kita harus mengerti apa sih yang dimaksud dengan debian router itu dan bagaimana cara kerjanya. Nah, disini kita membahas debain router itu seperti apa.
  Jadi debian router itu adalah sebuah ISO debian yang berbasis CLI yang berguna sebagai perangkat router. Cara kerja dari debian router itu sendiri adalah Debian router  akan meneruskan jaringan internet dari interface pertama yang terhubung ke internet dan akan diteruskan menuju ke Switch atau Access point yang terhubung pada interface kedua yang akan menuju ke client untuk mendapatkan akses internet.
  Nah, setelah kita mengetahui pengertian dan cara kerja dari debian router itu sendiri, mari kita bahas tentang apa itu PPPoE mulai dari pengertian hingga konfigurasi di debian router.


A. Pengertian
  PPPoE atau Point-to-Point Protocol over Ethernet adalah protokol jaringan untuk encapsulating Point-to-Point Protocol (PPP) frame dalam frame Ethernet. Hal ini digunakan terutama dengan layanan ADSL di mana pengguna individu terhubung ke transceiver ADSL (modem) over Ethernet dan di Metro jaringan Ethernet sederhana.
B. Latar Belakang 
   Dengan menggunakan PPPoE, pengguna hampir dapat "memanggil" dari komputer setu ke komputer yang lain melalui jaringan ethernet, membentuk node ke node koneksi antara mereka dan kemudian melakukan transportasi yang aman dari paket data melalui koneksi tersebut.
C. Maksud dan Tujuan
  Mengkonfigurasi PPPoE Client pada Debian Router yang digunakan sebagai kita akses menuju internet melalui PPPoE Client.
D. Jangka Waktu
  Jangka waktu untuk installasi dan konfigurasi PPPoE pada debian router ini kurang lebih 15 sampai 20 menit.
E. Alat dan Bahan
  1. PC (Yang diguanakan sebagai debian router [DebianCLI Installed])
  2. Akses internet
F. Langkah Kerja
1. Pertama, pastikan kita sudah membuat PPPoE server pada router pusat yang digunakan untuk membagi akses internet ke router lain yang akan menghubungkannya ke Client masing masing yang terhubung ke debian router.

2. Setelah itu kita install pppoeconf pada debian router kita dengan perintah
#apt-get install pppoeconf




3. Tunggu proses installasi pppoeconf selesai



4. Setelah itu kita konfigurasi pppoeconf  dengan perintah
#pppoeconf


 5. PPPoE akan meng-scanning device nya. Tunggu proses selesai


6. Ketika proses itu sudah selesai, kita akan memodifikasi atau mengubah konfigurasi. Untuk melanjutkan konfigurasi kita pilih <Yes>


7. Pada saat pemilihan POPULAR OPTIONS kita pilih <Yes> untuk melanjutkan


8. Kemudian isikan USERNAME yang sudah dibuat pada PPPoE Server


9. Setelah itu kita isikan PASSWORD yang sudah dibuat bersamaan dengan USERNAME tadi


10. Untuk USE PEER DNS kita pilih <Yes>


11. Setelah itu kita pilih <No>



12. Setelah itu kita pilih aja <Yes> untuk melanjutkan konfigurasi


13. Kemudian pada ESTABLISH A CONNECTION pilih <Yes>


14. Kalau sudah selesai akan muncul CONNECTION INITIATED tekan <Ok>


15. Kemudian kita coba ketik ifconfig, kalau pada ifconfig tersebut sudah terdapat ppp0 maka PPPoE Client sudah terinstall


16. Karena PPPoE Client saya terhubung ke internet, maka saya akan coba ping ke server PPPoE client nya, lalu saya ping 8.8.8.8 apakah sudah berhasil dan yang terakhir ping google.com apakah ppp0 sudah amu me-resolv atau mengubah IP Address menjadi DNS.


Hasilnya, saya sudah bisa ping Server PPPoE Client, saya berhasil ping 8.8.8.8 dan saya berhasil ping google.com
G. Kesimpulan
  Kesimpulan yang saya dapat saya sudah menginstall PPPoE Client pada debian router dan saya akan DHCP Sever yang digunakan untuk memberikan IP Address yang nantinya akan terhubung dengan debian router milik saya dan saya akan meneruskan dan menyelesaikan semua konfigurasi debian router.
H. Referensi
  1. https://wiki.debian.org/PPPoE
  2. https://en.wikipedia.org/wiki/Point-to-point_protocol_over_Ethernet
NB : Untuk konfigurasi yang lain bisa lihat DISINI

Mungkin hanya ini yang bisa saya bagikan. Sekian.
Assalamu'alaikum Wr. Wb.  

Faiz Ahmad

About Faiz Ahmad

Faiz Ahmad. Salatiga, 28 Juni 2000. Saya hanya seorang Hamba Allah yang masih banyak kekurangan, maka dari itu saya ingin menutupi kekurangan saya dengan melakukan hal yang bermanfaat kepada orang lain. Seperti filosofi tanah “Bermanfaat untuk orang sebanyak mungkin, namun dikenal oleh orang sesedikit mungkin”. Pernahkah kita mengingat jasa tanah? Sedetik saja dalam sehari? Saya rasa hanya sedikit sekali yang mengingatnya, berbeda dengan matahari yang jasanya selalu kita ingat. Padahal kita semua tentu tahu bagaimana jadinya dunia ini jika tidak ada tanah.

Subscribe to this Blog via Email :