About

Saturday, December 17, 2016

Setting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi cara bagaimana mengubah Mikrotik RouterBoard menjadi Switch. Pada postingan ini saya akan meneruskan tentang konfigurasi Debian Router. Nah sekarang kita mulai saja bahas lebih lanjut saja.


A. Pengertian
  Routerboard Mikrotik adalah suatu perangkat jaringan yang serba guna. Kita bisa memanfaatkan Mikrotik sebagai Router, Proxy, DHCP Server, VPN, bahkan Switch.
  Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).
B. Latar Belakang
  Routerboard Mikrotik telah disediakan fungsi switch, yang mana jika kita ingin men-share jaringan internet lebih dari satu komputer atau pada umumnya topologi yang digunakan kebanyakan internet di share melalui media wifi dan LAN menggunakan kabel.
C. Maksud dan Tujuan
  Pada postingan sebelumnya tentang  Konfigurasi DHCP Server Pada Debian Router disitu saya men-setting DHCP Server yang membutuhkan switch dan saya hanya memiliki Mikrotik RouterBoard. Nah dari situ saya ingin mencoba bagaimana cara mengubah Mikrotik RouterBoard menjadi Switch yang akan membagi jaringan internet ke Client yang terhubung menggunakan kabel.
D. Jangka Waktu
  Jangka waktu pelaksanaan untuk konfigurasi Mikrotik RouterBoard sebagai Switch kurang lebih 10 sampai 15 menit.
E. Alat dan Bahan
  1. PC untuk konfigurasi
  2. Mikrotik RouterBoard
  3. Kabel UTP
  4. Aplikasi WinBox
F. Langkah Kerja  
1. Pertama kita buka WinBox kemudian login.

2. Setelah masuk WinBox kita masuk pada bagian Interface

3. Pada Interface List kita bisa beri Command. Disini saya akan membuat Ether1 sebagai Master Port. Dan disini saya memberi Comment pada Ether1 Master Port.

4. Setelah kita memberi Command, kita klik 2 kali pada port Ether2, dan kita setting
ARP : Enable
Master Port : ether1

Kemudian klik OK

5. Setelah itu kita klik 2 kali pada Ether3, dan setting seperti Ether2
ARP : Enable
Master Port : ether1

6. Karena saya akan mengarahkan semua port di Mikrotik ke Ether1 maka pada Ether4 kita setting seperti Ether2 dan Ether3 
ARP : Enable
Master Port : ether1

7. Setelah kita mengarahkan semua port ke Ether1, Kita bisa melanjutkan konfigurasi dengan masuk pada IP => Firewall


8. Setelah itu kita bisa Add pada tab Filter Rules 


9. Nah disitu kita bisa konfigurasi pada tab General
Chain : input
Protocol : 1 (icmp)

10. Kemudian pindah ke tab Action 
Action : accept

Kemudian tekan Apply lalu OK
11. Kemudian tambah lagi pada Filter Rules dan pada tab General
Chain : input
Connection State : established

12. Pada tab Action kita ubah
Action : accept

Kemudian tekan Apply lalu OK
13. Yang terakhir kita buat satu lagi pada Filter Rules dan pada tab General kita bisa setting 
Chain : input
Connection State : related

14. Dan pada tab Action kita bisa ubah
Action : accept

Kemudian tekan Apply lalu OK

15. Setting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch sudah selesai dan sudah bisa kita coba sendiri. 


G. Kesimpulan
  Pada port Ether2, Ether3, dan Ether4 saya mengarahkan ke Master Port Ether1 karena saya akan membuat Ether1 sebagai pusatnya. Dan pada port yang lain itu dibuat sebagai slave agar bisa dijadikan Mikrotik RouterBoard sebagai Switch
NB : Untuk konfigurasi yang lain bisa lihat DISINI

Mungkin hanya ini yang bisa saya bagikan. Sekian.
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Faiz Ahmad

About Faiz Ahmad

Faiz Ahmad. Salatiga, 28 Juni 2000. Saya hanya seorang Hamba Allah yang masih banyak kekurangan, maka dari itu saya ingin menutupi kekurangan saya dengan melakukan hal yang bermanfaat kepada orang lain. Seperti filosofi tanah “Bermanfaat untuk orang sebanyak mungkin, namun dikenal oleh orang sesedikit mungkin”. Pernahkah kita mengingat jasa tanah? Sedetik saja dalam sehari? Saya rasa hanya sedikit sekali yang mengingatnya, berbeda dengan matahari yang jasanya selalu kita ingat. Padahal kita semua tentu tahu bagaimana jadinya dunia ini jika tidak ada tanah.

Subscribe to this Blog via Email :