Responsive Ads Here

Friday, February 17, 2017

Hypertext Markup Language





Pengertian 

Apa itu HTML? Hyper Text Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajah web Internet dan pemformatan hiperteks sederhana yang ditulis dalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi.

Latar Belakang 


          Pada awalnya HTML hanyalah halaman-halaman berformat yang bisa dilihat oleh sedikit program browser. Sasaran awal HTML adalah menyajikan informasi teks yang memungkinkan pengguna terhubung atau beralih ke halaman-halaman web lainnya atau yang biasa disebut Hyperlink diantara isi dari website. Sekarang ini HTLM tidak hanya mampu memformat teks namun juga menyajikan grafik dan mengatur form-form data.
          Kebehatan lain HTML adalah semua komputer dengan web browser dapat membaca dan menafsirkan kode HTML terhadap halaman-halaman web yang mereka akses. Sebelum internet populer, orang mengirim data atau sebuah file teks ke seorang teman melalui sebuah jaringan. Anda bisa mengirim file teks atau grafik, atau anda dapat mendownload sebuah file musik dari sebuah sistem bulletin board elektronik ( BBS ). Sekarang, anda masih bisa mendownload file-file dalam berabagai macam format, namun selain itu anda bisa menerima sebuah file berbasis HTML saat menampilkan sebuah halaman web. Salah satu keuntungan dari mengirimkan HTML melalui sebuah koneksi, termasuk file-file data individu, adalah bahwa kode-kode HTML menjalin semua elemen data lainnya yang bersama dengan memformat mereka kedalam sebuah halaman web yang bisa dibaca atau digunakan.


Alat & Bahan

Di bawah ini adalah alat dan bahan yang mungkin dibutuhkan untuk membuat html. 

  • Browser (Firefox, Explorer, Chrome, dll)
  • Editor  (Notepad, Notepad++, Dreamweaver, dll)


Maksud & Tujuan

 Adapun maksud dan tujuan dibuatnya html, contohnya seperti ini
a. Fitur baru harus didasarkan pada HTML,CSS,DOM,dan JavaScript.
b. Mengurangi kebutuhan untuk plugin eksternal.
c. Penanganan kesalahan yang lebih baik.
d. Lebih banyak markup untuk menggantikan scripting.





No comments:

Post a Comment