About

Saturday, February 25, 2017

Mempercantik Tampilan Terminal Pada Linux

Assalamualaikum Wr. Wb.



Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit tutorial untuk mempercantik tampilan terminal linux ubuntu. Ya, tentunya sebagian dari kalian sudah mengetahui caranya.

PEMBAHASAN

1. Buka Terminal atau dengan kombinasi tombol "Crtl + Alt + t".
2. Kemudian instal paket figlet dan cowsay nya:

             Sudo apt-get install figlet
             Sudo apt-get install fortune cowsay

             Sudo apt-get install sl
3. Setelai selesai instal, kemudian edit file .bashrc dengan ketik diterminal:

4. Setelah terbuka tambahkan teks berikut dipaling bawah :
 
sl
cowsay -f eyes "Glory Glory Man. United" 
figlet -f smslant "Ari Red Army"
echo "==============================================================="
echo -ne "${lightgreen}Today is:\t\t${red}" `date`; echo ""
echo -e "${lightgreen}Kernel Information: \t${red}" `uname -smr`
export PS1="\[\033[1;33m\]\u\[\033[1;37m\]@\[\033[1;32m\]\h\[\033[1;37m\]:\[\033[1;31m\]\w \[\033[1;36m\]\\$ \[\033[0m\]";

Keterangan :1. eyes : Gambar mata

JIka ingin mengubah gambar mata tersebut, ketikan di terminal :

ls /usr/share/cowsay/cows/. 

Nanti akan muncul beberapa pilihan yang dapat di pakai untuk mengganti eyes (mata) tersebut
2. smslant :  tipe font figlet
JIka ingin mengganti tipe font nya, untuk melihat tipe font selain smslant yaitu dengan mengetikan di terminal:

ls /usr/share/figlet

Tutup terminal. Dan anda bisa melihat hasilnya dengan membuka terminal kembali.
 
Demikian yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya mohon dimaafkan. 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

 


 

 

Faiz Ahmad

About Faiz Ahmad

Faiz Ahmad. Salatiga, 28 Juni 2000. Saya hanya seorang Hamba Allah yang masih banyak kekurangan, maka dari itu saya ingin menutupi kekurangan saya dengan melakukan hal yang bermanfaat kepada orang lain. Seperti filosofi tanah “Bermanfaat untuk orang sebanyak mungkin, namun dikenal oleh orang sesedikit mungkin”. Pernahkah kita mengingat jasa tanah? Sedetik saja dalam sehari? Saya rasa hanya sedikit sekali yang mengingatnya, berbeda dengan matahari yang jasanya selalu kita ingat. Padahal kita semua tentu tahu bagaimana jadinya dunia ini jika tidak ada tanah.

Subscribe to this Blog via Email :